KILASINDO.COM – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (BEI: GOTO) kembali menunjukkan performa finansial yang solid dengan membukukan laba bersih selama tiga kuartal berturut-turut pada kuartal ketiga tahun 2026. Pencapaian ini diraih di tengah berbagai dinamika dan tantangan industri yang dinamis.
Berdasarkan laporan keuangan Q3 2026, GoTo sukses mencatatkan laba bersih sebesar Rp441 miliar, berbalik arah secara signifikan dari posisi rugi bersih sebesar Rp255 miliar pada periode yang sama di tahun 2025 (Q3 2025).
Kinerja positif ini ditopang oleh pertumbuhan Gross Transaction Value (GTV) inti yang melonjak 89% secara tahunan (Year-on-Year/YoY) hingga mencapai Rp194 triliun. Sementara itu, pendapatan bersih grup terkerek naik 17% YoY menjadi Rp5,6 triliun.
Naikkan Target EBITDA dan Tangguh Hadapi Tantangan
Direktur Utama GoTo, Hans Patuwo, mengungkapkan keberhasilan mempertahankan profitabilitas dalam tiga kuartal berturut-turut mendorong manajemen untuk mengerek proyeksi kinerja keuangan di akhir tahun.
“Pada kuartal ketiga 2026, GoTo kembali mencatatkan laba bersih selama tiga kuartal berturut-turut. Pada kesempatan ini, kami juga menyampaikan GoTo akan menaikkan target EBITDA yang disesuaikan untuk tahun 2026 menjadi Rp3,5–3,7 triliun,” ujar Hans Patuwo.
Pencapaian ini terbilang istimewa mengingat Q3 2026 merupakan kuartal penuh pertama sejak diterapkannya kebijakan komisi 8% pada layanan transportasi GoRide. Meski dampaknya cukup signifikan terhadap ekosistem, disiplin operasional dan alokasi modal yang tepat membuat perseroan tetap tumbuh tangguh.
Optimalisasi Nilai Pemegang Saham: Pembatalan Saham Tresuri & Buyback
Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan nilai tambah bagi para investor dan pemegang saham, GoTo menempuh dua langkah strategis:
Pembatalan 32 Miliar Saham Tresuri: GoTo membatalkan 32 miliar saham tresuri atau setara 2,7% dari total saham, yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Pembatalan ini secara langsung mengurangi jumlah saham yang beredar sehingga meningkatkan persentase kepemilikan saham publik yang ada.
Lanjutan Aksi Buyback Saham: Manajemen terus melanjutkan program buyback (pembelian kembali saham perseroan) karena meyakini harga saham GoTo saat ini masih berada di bawah nilai fundamentalnya yang sebenarnya (undervalued).
Komitmen Terhadap Ekosistem Mitra Driver
Selain berfokus pada profitabilitas dan nilai pemegang saham, GoTo memastikan fundamental bisnis yang sehat akan dikembalikan untuk mendukung seluruh elemen ekosistem, terutama jutaan mitra driver Gojek.
Melalui Program Apresiasi Mitra yang terus diperluas, GoTo menyalurkan berbagai program kesejahteraan bagi mitra driver beserta keluarganya. Fasilitas yang diberikan mencakup pendaftaran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, beasiswa pendidikan bagi anak mitra, hingga program Umrah gratis. (EIC)




