Beranda Daerah Pemkot Bekasi Sediakan Mudik Gratis dari Kemenhub-Dishub Jabar

Pemkot Bekasi Sediakan Mudik Gratis dari Kemenhub-Dishub Jabar

80
0
Mudik Gratis

Kilasindo.com, Bekasi – Menjelang Lebaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyediakan mudik gratis bagi warganya. Fasilitas mudik ini diadakan Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat.

Pada 2019 ini, kedua lembaga itu mengerahkan 120 armada bus untuk mudik gratis dengan tujuan ke kota-kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Lampung.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Ikhwanudin Rahmat mengatakan, pendaftaran mudik ini dimulai pada Selasa (26/3/2019) pagi. Pendaftaran akan ditutup sampai kuota habis.

Pendaftaran program mudik ini berlokasi di Kantor Dinas Perhubungan Jalan Pangeran Jayakarta, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

“Tahun lalu program mudik gratis dari kementerian pemberangkatannya ada di Kabupaten Bekasi, namun tahun ini diadakan di Kota Bekasi. Pemberangkatan bus dilakukan di Kawasan Summarecon Bekasi pada Sabtu, 1 Juni 2019,” kata Ikhwanudin.

Baca juga: Gedung Juang Bekasi Akan Dijadikan Pusat Kebudayaan

Jumlah Bus Mudik Gratis

Dia mengatakan, bus yang disediakan Kementerian Perhubungan ada 80 unit, sedangkan Jawa Barat menyiapkan 40 bus.

Setiap satu unit bus memiliki kapasitas 44 orang, sehingga bila ditotal ada 5.280 kursi yang disediakan dalam mudik tersebut.

Untuk program mudik dari Jawa Barat, lanjutnya, dikhususkan bagi warga yang berdomisili di Kota dan Kabupaten Bekasi. Sedangkan program mudik dari kementerian, tidak dibatasi domisili peserta.

“Jadi yang dari daerah mana saja, bisa mengikuti program mudik gratis dari kementerian,” ujarnya.

Dia menyampaikan, untuk bus dari Jawa Barat terbagi dalam dua rute, yakni 25 unit tujuan Solo dan 15 sisanya ke arah Yogyakarta.

Bus tujuan Solo melintasi Pekalongan, Semarang, dan Boyolali. Kemudian bus tujuan Yogyakarta melalui Tegal, Bumiayu, Purwokerto, Banyumas, Kebumen, Purworejo, dan Wates.

“Pemudik bisa turun di kota-kota yang dilintasi, tidak harus semua turun di pemberhentian akhir,” imbuhnya.

Baca juga: MRT Jakarta Beroperasi 1 April, YLKI Desak Pemprov Bikin Tiket Integrasi

Sebanyak 80 bus yang disediakan kementerian untuk mengangkut penumpang ke lokasi tujuan yang lebih banyak, yakni kota-kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, hingga Sumatera.

“Warga yang berminat mengikuti program ini diharuskan mendaftar terlebih dulu dengan menyerahkan fotokopi KTP dan Kartu Keluarga,” kata dia.

Setelah terdaftar, warga akan menerima lembar pendaftaran sementara yang nantinya ditukarkan dengan tiket saat pendaftaran ulang.

Untuk program dari Dishub Jabar, tidak ada pembatasan jumlah penumpang yang akan didaftarkan. Semua yang terdata dalam Kartu Keluarga diperbolehkan mendaftar program ini.

Sementara itu petugas pendaftaran dari Kementerian Perhubungan, Putra mengatakan, lembaganya juga mengadakan mudik ini berikut mengangkut sepeda motornya. Namun, untuk program ini tujuan kota/kabupatennya lebih sedikit.

Kota/kabupaten tujuan mudik gratis berikut sepeda motor adalah Slawi, Semarang, Solo, Wonogiri, Wonosari, Yogyakarta, Magelang, Kebumen, dan Purwokerto.

“Kalau untuk pendaftar program ini harus melampirkan dokumen SIM dan STNK,” kata Putra.

Baca juga: Tarif Baru Ojek Online Berlaku 1 Mei 2019 di 3 Zona

Kuota Mudik 2019 Lebih Banyak

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana mengatakan, mudik gratis ini merupakan agenda rutin tahunan yang diadakan pemerintah. Tujuannya, untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas kendaraan roda dua di jalan raya.

Pasalnya, selama ini penggunaan sepeda motor masih menjadi kendaraan yang digemari untuk pulang kampung, meski risikonya cukup tinggi.

“Faktor jarak yang jauh dan waktu yang lama menjadi penyebab hilangnya konsentrasi berkendara,” kata Yayan.

Menurut Yayan, kuota mudik kali ini lebih banyak dibanding tahun lalu. Tahun 2017, pemerintah hanya menyiapkan 40 bus dan tahun 2018 menyiapkan 49 armada, sedangkan tahun 2019 ini ada 120 bus yang disediakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here