Umum

Libur Lebaran, Khofifah Indar Parawansa Minta Pengawasan Ketat Wisata Air

395
×

Libur Lebaran, Khofifah Indar Parawansa Minta Pengawasan Ketat Wisata Air

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (Foto: Humas Jatim)

KILASINDO.COM – Hujan dengan intensitas tinggi masih kerap terjadi di sejumlah wilayah pada masa peralihan musim saat ini. Masyarakat pun diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian, terutama di tengah momentum libur Lebaran.

Masih tingginya mobilitas warga untuk berwisata turut menjadi perhatian pemerintah. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Selasa (24/3/2026) meminta agar pengawasan di destinasi wisata air diperketat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga melakukan kolaborasi dan koordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan serta Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Masyarakat diimbau proaktif memantau informasi peringatan cuaca yang disampaikan BMKG.

“Bahwa Basarnas juga melakukan monitoring ketat untuk destinasi-destinasi wisata berbasis air. Dan juga bukan hanya destinasi wisata berbasis air, tapi juga nelayan-nelayan kita,” ujar Khofifah.

Ia menegaskan pentingnya peran seluruh pihak dalam menjaga keamanan dan keselamatan selama arus mudik dan balik Lebaran, termasuk bagi masyarakat yang memanfaatkan momen ini untuk berlibur.

“Mari kita jaga keamanan, keselamatan, kenyamanan. Kalau menurut tagline-nya Polri, mudiknya aman, keluarganya bahagia. Jadi aman dan bahagia,” pesannya.

Menurutnya, jika masyarakat proaktif meningkatkan kewaspadaan, maka angka kecelakaan maupun tindak kejahatan selama libur Lebaran dapat ditekan, sehingga seluruh masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.

“Kira-kira itu yang bisa kita terus sampaikan kepada masyarakat. Pokoknya menikmati liburan Idulfitri. Mari kita jaga keamanan kita, supaya aman dan bahagia itu bisa kita rasakan bersama,” tandasnya. (QKY)

READ  Surabaya Diusulkan Jadi Lokasi Munas XVIII HIPMI 2026