PemerintahanPendidikanUmum

Tingkatkan Kualitas SDM, Pemkab Banyuwangi Jalin Kerjasama dengan Universitas Negeri Jakarta

270
×

Tingkatkan Kualitas SDM, Pemkab Banyuwangi Jalin Kerjasama dengan Universitas Negeri Jakarta

Sebarkan artikel ini

KILASINDO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Terbaru, Pemkab Banyuwangi menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berfokus pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus pengembangan dan pendayagunaan SDM di Kabupaten Banyuwangi.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik kerja sama strategis dengan salah satu perguruan tinggi negeri tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan UNJ dapat memperluas jejaring pendidikan sekaligus membuka kesempatan lebih besar bagi anak-anak Banyuwangi untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

“Alhamdulillah hari ini kami senang karena satu lagi kampus terbaik di Indonesia melakukan MoU dengan Pemkab Banyuwangi, yaitu Universitas Negeri Jakarta,” ujar Ipuk usai penandatanganan MoU di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Jumat malam (25/9/2026).

Ipuk mengatakan, keterlibatan akademisi dan perguruan tinggi menjadi salah satu strategi Pemkab Banyuwangi dalam mempercepat pembangunan daerah. Salah satu fokus utamanya adalah meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM masyarakat Banyuwangi.

“Mudah-mudahan dengan kerja sama ini nantinya banyak hal yang bisa kita kerja samakan, terutama bagaimana kami saat ini juga sedang konsentrasi untuk mengembangkan sumber daya manusia yang ada di Banyuwangi,” tuturnya.

Menurut Ipuk, Pemkab Banyuwangi selama ini telah menjalankan berbagai program untuk memperluas dan memeratakan akses pendidikan bagi masyarakat.

Sejumlah program tersebut di antaranya Banyuwangi Cerdas, Banyuwangi Progresif untuk mendukung pendidikan dokter spesialis, Garda Ampuh yang menyasar anak-anak terindikasi putus sekolah, serta Aksara yang memberikan layanan pendidikan nonformal.

Berbagai program tersebut diharapkan semakin kuat dengan bertambahnya jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi, termasuk UNJ.

READ  FKBN: Jika Terbukti Ada Penjualan LKS, Harus Ada Penegakan Aturan

“Mudah-mudahan dengan satu lagi kampus yang bekerja sama dengan kami, program kemiskinan kami bisa semakin kuat,” harap Ipuk yang juga merupakan alumni UNJ.

Sementara itu, Rektor UNJ Prof Komarudin mengapresiasi berbagai capaian dan terobosan pembangunan yang telah dilakukan Pemkab Banyuwangi.

Menurutnya, pengalaman Banyuwangi dalam mengembangkan daerah menjadi salah satu alasan UNJ menjalin kerja sama tersebut. UNJ menilai terdapat berbagai pengalaman yang dapat dipelajari dan dikembangkan dalam konteks pengelolaan kelembagaan.

“Inilah salah satu alasan kami bekerja sama dengan Banyuwangi. Dari Banyuwangi kita belajar banyak pengalaman berharga,” ujar Prof Komarudin.

Ia mencontohkan keberhasilan Banyuwangi dalam mengembangkan sektor pariwisata hingga dikenal di tingkat dunia. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan dan manajemen pemerintahan daerah.

Pengalaman tersebut dinilai relevan untuk dipelajari dan diadaptasi dalam pengelolaan kelembagaan di UNJ, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

“Maka, kita belajar bagaimana sebaiknya kita memimpin perubahan di kampus, itu belajar dari Bupati Banyuwangi,” kata Prof Komarudin.

Selain penandatanganan MoU, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan Seminar dan Lokakarya (Semiloka) yang menghadirkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) periode 2022-2024 Abdullah Azwar Anas dan Rektor UNJ Prof Komarudin sebagai narasumber.

Kegiatan itu turut dihadiri jajaran Wakil Rektor dan civitas akademika UNJ serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Banyuwangi.

Kerja sama Pemkab Banyuwangi dan UNJ diharapkan menjadi bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas SDM sekaligus memperluas manfaat pendidikan bagi masyarakat Banyuwangi. (HOQ)