Umum

TPS Salurkan 3.000 Bibit Mangrove ke DLH Surabaya, Total 10.000 Bibit Sepanjang 2026

271
×

TPS Salurkan 3.000 Bibit Mangrove ke DLH Surabaya, Total 10.000 Bibit Sepanjang 2026

Sebarkan artikel ini

KILASINDO.COM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program keberlanjutan “Donasi Oksigen”. Terbaru, TPS menyerahkan 3.000 bibit mangrove kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya untuk ditanam di kawasan pesisir Tambak Sarioso, Surabaya, Sabtu (15/8/2026).

Penyerahan bibit mangrove tersebut menjadi bagian dari upaya TPS mendukung rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus memperluas manfaat program “Donasi Oksigen” yang telah dijalankan secara berkelanjutan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Melalui kolaborasi dengan DLH Kota Surabaya, ribuan bibit mangrove tersebut akan ditanam dan dirawat untuk mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir di kawasan Tambak Sarioso.

Program “Donasi Oksigen” merupakan inisiatif lingkungan TPS yang mencakup proses pembibitan, perawatan, hingga penyaluran dan penanaman mangrove di berbagai kawasan pesisir.

Program tersebut dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi lingkungan melalui peningkatan tutupan vegetasi mangrove yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Mangrove tidak hanya berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi pantai, tetapi juga menjadi habitat berbagai biota pesisir. Selain itu, ekosistem mangrove memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar.

Karena itu, penanaman mangrove menjadi salah satu solusi berbasis alam yang dapat mendukung upaya mitigasi perubahan iklim sekaligus memperkuat ketahanan wilayah pesisir.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengatakan penyerahan bibit mangrove tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pelestarian lingkungan melalui kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Penyerahan 3.000 bibit mangrove kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan TPS dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir. Melalui program Donasi Oksigen, kami berharap manfaat lingkungan yang dihasilkan dari mangrove dapat semakin luas dirasakan oleh masyarakat dan menjadi kontribusi nyata perusahaan terhadap upaya mitigasi perubahan iklim,” ujar Erika.

READ  TelkomGroup Tanam 20 Ribu Mangrove, Perkuat Ketahanan Ekosistem Pesisir

Ia menambahkan, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi faktor penting untuk memastikan keberhasilan program sekaligus menjaga keberlanjutan manfaat yang dihasilkan dari penanaman mangrove.

“Sinergi antara dunia usaha dan pemerintah menjadi elemen penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Kami mengapresiasi kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya yang akan melaksanakan penanaman dan perawatan bibit mangrove sehingga tujuan ekologis program ini dapat tercapai secara optimal,” tambahnya.

Penyaluran bibit mangrove tersebut juga menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan TPS. Perusahaan berharap program tersebut dapat berkontribusi terhadap terciptanya kawasan pesisir yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Sepanjang 2026, program “Donasi Oksigen” TPS telah menyalurkan total 10.000 bibit mangrove kepada berbagai pemangku kepentingan dan kelompok masyarakat pesisir.

Sebelumnya, pada Mei 2026, TPS menyerahkan 3.000 bibit mangrove kepada Kecamatan Asemrowo untuk ditanam di kawasan pesisir Sontoh Laut, Surabaya.

Kemudian pada Juni 2026, TPS menyalurkan masing-masing 2.000 bibit mangrove kepada Persatuan Insinyur Indonesia (PII) untuk ditanam di kawasan Manyar, Gresik, serta 2.000 bibit kepada Yayasan Omah Boso untuk ditanam di kawasan Romokalisari, Surabaya.

Dengan tambahan 3.000 bibit mangrove yang diserahkan kepada DLH Kota Surabaya untuk ditanam di Tambak Sarioso, total bibit yang telah disalurkan melalui program “Donasi Oksigen” mencapai 10.000 bibit.

“Penyerahan bibit mangrove secara bertahap kepada berbagai pihak merupakan bagian dari strategi TPS untuk memperluas dampak program Donasi Oksigen. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, organisasi profesi, yayasan, dan masyarakat, kami berharap upaya rehabilitasi pesisir dapat berjalan lebih luas dan berkelanjutan sehingga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar,” pungkas Erika. (XZU)